Pengertian Strategi

Pengertian Strategi

Menurut Daoed Yoesoef (1981) Studi strategi dan studi hubungan internasional merupakan “lepat” dengan “daun”. Keduanya dapat dibedakan secara substansial namun sulit untuk dipisahkan.Ia menilai terwujudnya sesuatu strategi pada asasnya melalui empat tahapan :

1.     Tahap Perumusan    : perbuatan intelektual

2.     Tahap pemutusan    : perbuatan politis

3.     Tahap Pelaksanaan  : perbuatan teknis

4.     Tahap Penilaian   : perbuatan intelektual 

Tahap pertama diartikan sebagai keseluruhan keputusan-keputusan kondisional yang menetapkan tindakan-tindakan yang harus dijalankan guna menghadapi setiap keadaan yang mungkin terjadi di masa depan. 

Menurut Daoed Yoesoef, tahap kedua yakni peralatan politik meliputi diplomasi, kebijakan (politik), pertahanan ekonomi, peralatan psikologi dan angkatan bersenjata. Peralatan ekonomi meliputi semua potensi ekonomi masyarakat.  

Pada tahap ketiga, pengertian strategi mengalami evolusi dari pengertian sempit ke pengertian luas. 

1.         Dalam pengertian sempit, strategi diartikan sebagai seni menggunakan kekuatan militer untuk mencapai tujuan-tujuan yang telah ditetapkan oleh politik.Situasi yang mendorong terbentuknya pengertian yang sempit ini adalah :

a.     Perang berfungsi sebagai “wasit” dalam sengketa antar nasional berhubung dimungkinkannya eskalasi (peningkatan pertarungan senjata) tanpa mengakibatkan kehancuran total pada pihak yang bersengketa. Oleh sebab itu peperangan dianggap sebagai sekedar lanjutan dari politik dengan cara lain. Pendapat ini diikuti oleh Clausewitz, pakar strategi dari Jerman.

b.     Tujuan peperangan hanya menghancurkan kekuatan militer lawan (sebagai satu-satunya cara untuk menundukkan lawan).

c.     Yang dipertaruhkan oleh peperangan terbatas pada faktor-faktor fisik, material (wilayah, kekayaan nasional) yang hendak dikuasai dan atau dinikmati oleh pihak pemenang. Maka itu jalannya peperangan diatur menurut ketentuan yang disepakati bersama demi mencegah kehanduran. 

2.         Secara luas strategi diartikan seni (art) menggunakan semua kekuatan untuk mencapai tujuan-tujuan yang ditetapkan oleh politik (Pengertian ini dianut Beauffre). Adapun situasi yang mendorong terbentuknya pengertian yang luas ini adalah :

a.       Kemajuan teknologi melahirkan sejenis senjata yang mempunyai daya menghancurkan yang praktis tidak terbatas, yaitu senjata nuklir.

b.       Karena kehadiran senjata atom ini, perang tidak mungkin lagi dengan mudah diberlakukan sebagai “wasit” berhubung eskalasi praktis tidak mungkin dilakukan kecuali bila pihak yang bersengketa bersedia mengalami resiko kematian kolektif yang bersifat total.

c.       Walaupun perang sudah tidak dapat lagi berfungsi sebagai wasit, persengketaan antar nasional tetap ada, bahkan menjadi semakin kompleks. Oleh karena itu ada kecenderungan untuk menempuh segala jalan dan cara serta menggunakan tidakhanya kekuatan militer, jadi semua kekuatan yang ada, guna memecahkan persengketaan sesuai dengan yang dikehendaki.

d.       Karena semua macam jalan ditempuh dan semua jenis kekuatan dipakai, maka batas antara “perang” dan “damai” menjadi kabur. Maka itu dikatakan perdamaian hanya merupakan lanjutan dari pertarungan dengan cara lain (pengertian ini dianut Chapochnikov) atau perdamaian adalah lanjutan belaka dari peperangan dengan cara lain (definisi ini dianut Vo Nguyen Giap, panglima angkatan bersenjata di Vietnam).

e.       Yang dipertaruhkan oleh peperangan bukan lagi faktor fisik-material, tetapi faktor spiritual-immaterial, yaitu ideologi dan/atau nilai-nilai kehidupan yang dihayati, maka itu perang sudah bersifat total.

About these ads
Tulisan ini dipublikasikan di Global Politics. Tandai permalink.

8 Balasan ke Pengertian Strategi

  1. kajah berkata:

    lahagadas

  2. Kihar berkata:

    Saya Mahasiswa Uninersitas Muhammadiyah Malang. Dalam teori dan konsep diatas sudah lengkap bagi data saya, namun mekanisme/skema yang lebih saya butuhkan, mungkin dari masukan ini penulis dapat menambahkan pada edisi penulisan berikut dengan skema.

  3. Fransiskus Adii berkata:

    Proses Pembelajaran Politik Merupakan Proses Perkembangan Glabal Bagi setiap Ide dan Wasasan yang menjadi Strategi Kegiatan – Untuk mencapai Tujuan yang diingin dalam tahapan kesuksesan sehingga perlu kita dukung proses pembelajaran ini agar kita dewasa dalam SIKAP, TINDAKAN dan semua kegiatan yang cakupannya politis

  4. aldriy berkata:

    gw mau cari pr gw tentang globalisasi secara politik

  5. detector berkata:

    setidaknya strategi itu digunakan hanya untuk mencapai kemenangan..

  6. Abadi Abiee berkata:

    menurut saya, strategi itu cara yg digunakan oleh manusia yg mau berfikir,,
    terutama untuk lebi unggul dalam bidangnya,,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s