Situasi politik global tahun 2008 masih menunggu perkembangan terbaru khususnya dalam pemilihan Presiden Amerika Serikat bulan November. Situasi dunia akan berubah jika Hillary Clinton atau Barack Obama terpilih sebagai presiden.
Timur Tengah masih bergolak dimana situasi di Palestina dan Irak masih panas.
Iran masih menjadi kuda hitam dalam pertarungan dengan negara adidaya Amerika Serikat. Isu nuklir akan tetap dominan dan dua negara yang menghadapi Amerika – Rusia dan Cina – akan mewarnai percaturan politik dalam isu nuklir Iran.
Di Asia Timur, Korea Utara masih akan menjadi fokus perhatian karena perlucutan nuklir Pyongyang bisa saja terganggu dengan berbagai kendala lainnya.
Birma masih menjadi perhatian karena Aung Sang Suu Kyi masih ditahan dan rejim militer tidak surut untuk mempertahankan diri
Ekonomi dunia akan tetap rawan karena kredit bermasalah perumahan di Amerika tidak akan selesai dalam waktu singkat. Lubang hitam kredit macet ini akan sangat besar jika terungkap seluruhnya. Disinilah pasar saham akan terpengaruh besar seperti dirasakan sekarang.
Harga minyak yang melambung tidak akan surut sehingga menjadi beban banyak negara berkembang termasuk Indonesia.
Sumber: The World Politics
Indonesia juga sedang nunggu-nunggu, rakyatnya lebih seneng “poco-poco” atau “dansa.”
Yang jelas kalau ada pilihan “goyang ngebor” atau “goyang gergaji” pastinya akan lebih dipilih…
Goncang ganjing spt ini sering terjadi, tinggal masing2 menyikapinya.. yah pasang surut.. tapi di Indonesia kayaknya “pasang”, maksudnya banjir
tapi kalu ekonomi “surut” melulu…
hmm… prediksi yang lumayan keren.
btw, ini blog koq stat nya udah ratusan ribu aja, bukannya baru ya?
menyikapi kondisi yang demikian memang tidak mudah. kalau dulu, kita bisa berada pada posisi non blok. tapi kini bukan lagi seteru ideologi simbolik yang memicu konflik, akan tetapi lebih pada kepentingan ekonomi. jelas ekonomi amerika kembang kempis, ditambah lagi stok minyak mereka yang berada di titik rawan. makanya US mengambil inisiatif mencaplok irak. sebenarnya, keadaan ini menguntungkan jika saja negara2 middle east mau tegas dan tidak hidup di himpitan ketiak USA. boikot saja minyaknya, kapal mereka tak bisa terbang, peralatan militer lumpuh, perkuat kesatuan arab+persia. dalam posisi ini, saya pikir indonesia sebaiknya merapat ke iran, sebab iran sebagai kuda hitam kontra USA mendapat dukungan dari negara2 sosialis. saatnya membuat poros jakarta peking yang baru..
okky,
KEDAI PEMIKIRAN
“A Politician Thinks About The Next Election, A Statesman Thinks About The Next Generation”- J.F. Clarke-.
Terima kasih atas komentarnya, artikel lainnya dapat juga di lihat di http://www.the-worldpolitics.com
bung okky, pa genealogis middle east memungkinkan tuk bgtu?
sy brpkr bgni:
1. isu indonesia dlm kampanye obama perlu disikapi oleh analis maupun pemerintah kita mengenai kepntingan pa yg sdng diusung oleh USA.
2. sblm iran, syria, mesir jg dlm hegemonisasi USA, israel-palestina ttp jd ajang conflict by design.
3. jika kapasitas nuklir iran blm dlm taraf ’senjata’ maka iran belum mampu menghadapi USA. dlm kasus irak, perancis, rusia, dan china meski memveto..namun lebih menahan diri.
4. strategi brinkmanship yg dikembangkan korut selama ni tetap strategis terutama dgn nuklir sebagai main powernya.
5. kredit perumahan yg bermasalah menjadi maslah ekonomi di USA..bukan karena harga minyak yg melambung tinggi. pdhal jumlah produksi minyak dunia dalam kondisi balance dgn konsumsi yg diperlukan dunia. irak bnr2 membawa berkah tuk amerika. yg susah ttp negara dunia ketiga.
hehe..msh cb2 koq.
hello ini ryan hi unhas saya lagi cari refrensi tentang parawisata yang korelasinya dengan disiplin ilmu hubungan internasional, mohon bantuannya y??? ok thasks a lot n tolong di replay kalau bisa di email saya…
best regards
ryan
TOLONG DI TANGGAPI Y???
N THAKS A LOT ATAS BANTUANNYA
RYAN TUNGGU AS SOON AS POSIBLE
……………BYE………