Tag

, ,

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Wakil Presiden Indonesia, Jusuf Kalla mengatakan konflik yang pernah terjadi di Indonesia disebabkan tidak adanya keadilan baik segi ekonomi, regional, dan politik.

Jusuf Kalla menceritakan tentang keterlibatannnya dalam penyelesaian konflik di beberapa daerah Indonesia. Menurutnya, konflik selalu melanggar seluruh pasal Undang-Undang Dasar (UUD) sehingga berbuntut pada pelanggaran HAM.

“Konflik melanggar aspek segala hak asasi manusia. Kita harus melihat apa sebabnya terjadi konflik,” kata JK di Hotel Sahid, Jakarta, Rabu (10/12/2014).

Mantan Ketua Umum Partai Golkar itu mengatakan, sebagian besar konflik vertikal dan horizontal yang terjadi karena ketidakadilan. Ia menyebut dari 15 konflik yang terjadi di Indonesia 10 konflik terjadi karena faktor tersebut.

“Permesta karena ketidakadilan ekonomi, Aceh soal ekonomi, Ambon dan Poso bukan agama, tapi itu masalah politik,” ucap JK.

Ia menambahkan, keterlibatan agama dalam konflik lebih disebabkan faktor emosional. Menurutnya, konflik yang dibungkus dengan agama lebih cepat berkembang sehingga agama seolah-olah dipermainkan.

“Anda masuk neraka jika permainkan agama,” kata JK.